Kiat Sederhana dan Asyik Hilangkan Stres Selama WFH

Banyak orang yang mengeluhkan alami kejenuhan selama harus WFH atau sekolah online selama masa pandemi ini. Namun harus bagaimana lagi? Kondisi ini mengharuskan Kita untuk tetap berada di rumah saja untuk meminimalisir penyebaran virus secara efektif.

Beberapa orang mulai melakukan kegiatan yoga. Kegiatan olahraga mirip meditasi itu memang diklaim bisa membuat diri sendiri lebih rileks dan terhindar dari resiko stres. Lalu adakah kegiatan lainnya yang bisa dilakukan bersama keluarga saat berada di rumah saja? Simak informasinya dalam artikel berikut ini.

Rekomendasi Kiat Sederhana dan Asyik Hindari Stres Selama WFH

Selama masa pandemi ini banyak keluarga yang harus menyelesaikan kegiatan rutin mereka bersama-sama di rumah saja. Mereka yang bekerja dari rumah, sekolah online di rumah, hingga melakukan aktivitas lainnya selama berada di rumah saja.

Beberapa orang yang tak terbiasa berada di rumah saja mungkin akan rentan alami stres. Meski tak berbahaya, namun butuh penyesuaian agar supaya diri siap dengan perubahan itu salah satunya dengan melakukan gerakan yoga agar tubuh dan pikiran lebih rileks. Maka lakukan beberapa aktivitas untuk hindari stres selama berada di rumah saja.

  1. Jalin komunikasi intens dengan keluarga atau teman-teman

Masa di rumah saja menjadi kesempatan Anda untuk terhubung kembali dengan keluarga atau teman yang mungkin telah lama tak berkomunikasi.

Jalin kembali hubungan dan komunikasi Anda sehingga Anda pun memiliki semangat dan kebahagiaan baru ketika mengetahui kabar mereka meski via media sosial atau sambungan telepon.

  1. Hindari terlalu aktif bermedia sosial

Meski berada di rumah saja Anda harus sebisa mungkin untuk menghindari bermedia sosial terlalu aktif. Karena hal itu bisa membuat Anda mengalami rasa cemas yang berlebih yang akan berakibat pada imunitas tubuh Anda.

Lakukan mute atau nonaktifkan notifikasi media sosial Anda sehingga Anda bisa lebih fokus berkegiatan di rumah.

  1. Salurkan hobi Anda

Punya hobi yang sangat Anda sukai namun sering memiliki keterbatasan waktu untuk melakukannya? Ini saat yang tepat untuk kembali menggeluti hobi Anda yang sudah lama ditinggalkan.

Ada banyak hobi yang bisa Anda lakukan dari mulai hobi memasak, menulis, membuat kreasi DIY dan lain sebagainya. Siapa tahu dari hobi tersebut bisa berubah menjadi peluang bisnis rumahan yang menjanjikan untuk dilakukan?

  1. Lakukan perawatan diri

Anda juga bisa mulai melakukan perawatan pada diri Anda dengan melakukan pijat tubuh, menggunakan masker buah, memakai lulur saat mandi hingga melakukan perawatan rambut dan kuku selama berada di rumah saja.

Biasanya banyak wanita yang mengeluhkan keterbatasan waktu sehingga jarang memiliki kesempatan untuk merawat diri mereka sendiri.

  1. Berolahraga bersama keluarga

Kiat berikutnya adalah untuk melakukan olahraga bersama keluarga tercinta. Ada banyak sekali jenis olahraga yang disarankan untuk dilakukan bersama keluarga seperti senam, naik turun tangga, jogging di sekitar rumah hingga melakukan yoga.

Usahakan Anda memilih kegiatan olahraga bersama keluarga sesuai dengan kesepakatan sehingga mereka bisa melakukannya dengan menyenangkan.

Waspadai Gejala Stres Pada Anak Selama Masa Pandemi

Ternyata stres bukan hanya bisa menyerang orang dewasa saja selama masa pandemi ini. Banyak anak-anak yang juga rentan alami stres selama masa pandemi karena merasa jenuh dan bosan melakukan kegiatan di rumah saja.

Untuk mengantisipasi terjadinya stres pada anak, orang tua harus lebih tanggap pada apa yang terjadi pada anak-anak.

Diantaranya adalah dengan melihat apakah ada perubahan nafsu makan, pola makan dan berat badan pada anak. Terkadang anak yang memiliki resiko stres menunjukkan gejala awal berupa perubahan pada kondisi fisik mereka karena tak memiliki nafsu makan seperti biasanya.

Kemudian anak juga terlihat memiliki rasa cemas untuk mengalami perpisahan dengan keluarga terutama orang tua. Gejala itu bisa lebih terlihat dengan tanda anak mudah gelisah, sering tiba-tiba terbangun di malam hari serta menjadi lebih sensitif dan mudah sekali marah atau menangis.

Gejala stres lebih terlihat lagi pada anak yang sering menunjukkan tantrum. Mereka yang lebih sering mengamuk, menunjukkan protes atau rasa ketidak puasan mereka adalah pertanda mereka sedang mengalami gejala awal stres.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? Hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang tua selaku orang terdekat dalam keluarga di rumah.

Orang tua bisa memberikan respons dan tanggapi perubahan yang dialami anak secara suportif. Tanyakan bagaimana kondisi mereka dan apa yang mereka rasakan.

Hindari untuk terus memaksa anak menceritakan apa yang mereka rasakan jika memang mereka belum siap untuk menceritakannya pada Anda.

Kemudian berikan perhatian lebih pada anak-anak terutama pada beberapa aktivitas yang mereka lakukan. Berikan pendampingan khusus ketika mereka sedang mengerjakan sekolah online.

Karena stres yang dialami oleh anak bisa berasal dari berbagai faktor. Anda juga bisa mengajak mereka untuk melakukan kegiatan yoga bersama keluarga untuk membuat pikiran dan tubuh lebih rileks.